Rangkaian Kereta Dorong

20130302-212636.jpg

Apa yang terlintas di benak Anda bila melihat deretan kereta belanja seperti foto di atas? Tiap kali melihat deretan kereta dorong (troli) yang tersusun seperti itu, yang terlintas dalam benak saya adalah film The Terminal.

Di film tersebut Tom Hank berperan sebagai seorang turis yang terjebak di bandara JFK New York. Tokohnya bernama Viktor Navorski. Negaranya dilanda kudeta sehingga paspornya tidak diterima oleh imigrasi Amerika. Untuk kembali ke negaranya pun tidak mungkin karena negaranya sedang dalam kondisi perang.

Nah karena kebingungan berada di terminal bandara dan tidak punya uang untuk bertahan hidup, muncul idenya untuk mengumpulkan kereta dorong di bandara. Di bandara sana rupanya tiap kali seorang penumpang pesawat ingin menggunakan kereta dorong mereka harus memasukkan uang koin sebagai deposit. Uang tersebut bisa diambil kembali bila mereka mengembalikan kereta tersebut ke tempatnya setelah selesai digunakan. Ada mesin koin di tempat pengembalian kereta.

Viktor secara jenius menangkap peluang untuk mengumpulkan uang. Dia kembalikan kereta-kereta dorong yang ditinggalkan begitu saja oleh para penumpang. Lalu dia kembalikan ke mesin deposit. Sen demi sen dikumpulkan dari setiap kereta yang dikembalikannya. Sampai akhirnya dia bisa mengumpulkan banyak sekali kereta, disusun banyak sekali dalam 1 rangkaian lalu didorongnya sampai ke tempat pengembalian kereta. Makin banyak kereta yang dikembalikan, makin banyak koin yang keluar dari mesinnya.

Ya memang kereta dorong di film The Terminal berbeda dengan kereta belanja di Carrefour tadi. Tapi entahlah itu yang terpikir di benak saya bila melihat rangkaian kereta dorong yang disusun berangkai seperti itu.

Sir Edmund Hillary

20130302-203633.jpg

Tak sengaja saya menemukan selembar uang 5 dolar New Zealand saat membereskan laci meja. Rupanya masih ada sisa uang dolar yang belum saya tukar.

Di lembar 5 dolar New Zealand ini ada foto Sir Edmund Hillary. Saya pikir ini adalah tokoh pahlawan nasional New Zealand atau mantan perdana mentrinya. Saya penasaran siapakah Sir Edmund Hillary ini. Di Wikipedia disebutkan bahwa Sir Edmund Hillary ini adalah salah satu orang pertama yang berhasil naik ke puncak Gunung Everest. Dia dan timnya berhasil naik ke puncak Everest tanggal 29 Mei 1953.

Tidak hanya itu, Sir Edmund Hillary juga pernah bertugas di angkatan udara New Zealand sebagai navigator selama perang dunia kedua. Beliau dianugrahi banyak gelar kebangsawanan Kerajaan Inggris. Tidak heran bila fotonya diabadikan dalam mata uang negara New Zealand.

Selengkapnya tentang Sir Edmund Hillary bisa dibaca di Wikipedia.

Dropbox Untuk Menyimpan Foto-Foto Website

Dropbox sebagai aplikasi cloud storage ternyata bisa juga dipakai sebagai sarana hosting foto yang akan ditampilkan di website. Biasanya saya upload foto langsung ke dalam WordPress, atau menyimpannya di Picasa sebelum ditampilkan dalam sebuah artikel. Kemarin saya coba untuk meletakkan foto di dalam folder (baca: direktori) Dropbox/Public. Hanya foto-foto yang diletakkan dalam direktori Public yang bisa digunakan untuk keperluan web (istilahnya embeeded image)

Kita harus punya direktori Public terlebih dahulu di dalam direktori Dropbox kita. Direktori Public ini dibuat secara otomatis oleh Dropbox untuk semua pengguna lama (seperti saya). Pengguna Dropbox yang baru membuat akunnya setelah 1 Agustus 2012 tidak lagi mendapatkan direktori Public secara otomatis. Untuk pengguna baru yang ingin mengaktifkan Public direktorinya, mereka perlu mengakses URL : www.dropbox.com/enable_public_folder seperti contoh di bawah ini

enable-dropbox-public

Nanti Dropbox akan meminta verifikasi email terlebih dahulu. Setelah kita terima email verifikasinya silakan klik link yang ada di email tersebut :

verify-dropbox

Setelah verifikasi lengkap kita akan mendapati tampilan seperti ini :

verify-dropbox-2

Setelah itu untuk membuat direktori Public, cukup kunjungi kembali halaman www.dropbox.com/enable_public_folder, Dropbox akan otomatis membuatkan direktori Public untuk Anda. Direktori tersebut akan berisi 1 file teks petujuk pemakaian direktori Public.

new-public-folder-dropbox

Nah dengan begitu setiap foto yang disimpan dalam direktori Dropbox/Public ini akan bisa disisipkan ke dalam website/blog selama kita punya Public Link-nya. Ada dua cara mendapatkan public link. Pertama dengan klik kanan pada nama file-nya di Windows Explorer  (di Windows) atau Finder (di Mac). Lalu pilih Dropbox & Copy Public Link, lihat contoh di bawah ini :

embeed-foto-dropbox-public

Cara kedua adalah dengan mengunjungi website Dropbox lalu memilih file yang akan di-copy public link-nya. Lihat contoh di gambar berikut ini :

copy-publiclink-dropbox

Lalu klik Copy public link, tampilannya seperti berikut ini :

copy-publiclink-dropbox-2

Nah link tersebut sekarang bisa ditampilkan di web/blog lain. Misalnya saya ingin menggunakan gambar tadi di WordPress. Cukup dengan menu Add media lalu pilih Insert from URL seperti contoh gambar berikut ini :

Gambar di bawah ini (courtesy of Fotografer.net) adalah contoh gambar yang saya letakkan pada direktori Dropbox/Public :

Dengan cara ini kita tidak perlu repot lagi meng-upload foto terlebih dulu sebelum bisa menampilkannya dalam website.

USB Ethernet Adapter

20130228-232115.jpg

Saya hampir lupa pernah membeli USB Ethernet adapter ini. Tadinya saya membeli USB Ethernet ini untuk dipasangkan pada Macbook Air. Meskipun saya sudah punya Thunderbolt Ethernet, saya tidak bisa menggunakannya bila pada saat yang bersamaan saya sedang menggunakan monitor external. Akhirnya dulu saya putuskan untuk beli lagi Ethernet adapter tapi yang menggunakan koneksi USB. Saya beli USB Ethernet di Kaskus, kalau tidak salah harganya Rp100.000,-. Sayangnya begitu barang datang, adapter ini tidak bisa dipakai di Macbook saya. Adapter ini tidak dikenali sebagai Ethernet port.

Nah tadi saya baru ingat adapter ini, saya langsung terpikir untuk mencobanya pada Raspberry Pi. Wow, ternyata Raspberry Pi langsung mengenalinya sebagai Ethernet port.

Feb 28 21:21:42 raspberrypi kernel: [  289.862161] usb 1-1.3: new full-speed USB device number 4 using dwc_otg
Feb 28 21:21:42 raspberrypi kernel: [  289.963491] usb 1-1.3: New USB device found, idVendor=0fe6, idProduct=9700
Feb 28 21:21:42 raspberrypi kernel: [  289.963524] usb 1-1.3: New USB device strings: Mfr=0, Product=2, SerialNumber=0
Feb 28 21:21:42 raspberrypi kernel: [  289.963543] usb 1-1.3: Product: USB 2.0 10/100M Ethernet Adaptor
Feb 28 21:21:42 raspberrypi mtp-probe: checking bus 1, device 4: "/sys/devices/platform/bcm2708_usb/usb1/1-1/1-1.3"
Feb 28 21:21:42 raspberrypi mtp-probe: bus: 1, device: 4 was not an MTP device
Feb 28 21:21:42 raspberrypi kernel: [  290.489580] dm9601 1-1.3:1.0: eth1: register 'dm9601' at usb-bcm2708_usb-1.3, Davicom DM9601 USB Ethernet, 00:e0:4c:53:44:58
Feb 28 21:21:42 raspberrypi kernel: [  290.491772] usbcore: registered new interface driver dm9601
Feb 28 21:21:42 raspberrypi kernel: [  290.720167] dm9601 1-1.3:1.0: eth1: link up, 100Mbps, full-duplex, lpa 0xFFFF

^C
root@raspberrypi:~# ifconfig eth1
eth1      Link encap:Ethernet  HWaddr 00:e0:4c:53:44:58  
          UP BROADCAST MULTICAST  MTU:1500  Metric:1
          RX packets:0 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
          TX packets:0 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
          collisions:0 txqueuelen:1000 
          RX bytes:0 (0.0 B)  TX bytes:0 (0.0 B)

root@raspberrypi:~#

Untung jadi tidak sia-sia membeli adapter ini. Rasanya dengan port Ethernet tambahan ini saya bisa melanjutkan testing bandwidth controller.