Memindahkan File Ke iPhone

Tadi teman saya bertanya bagaimana cara memindahkan file presentasi (*ppt) ke iPhone. Sebenarnya cara paling praktis adalah dengan mengirimkan file tersebut ke email Anda sendiri. Kemudian setelah emailnya masuk ke iPhone, kita bisa langsung membuka file presentasi tersebut. Tapi cara ini tentu sangat bergantung seberapa besar file presentasi yang ingin kita pindahkan & juga bergantung pada seberapa cepat akses internet yang kita miliki.

Cara lain adalah dengan menggunakan iTunes. Dalam contoh tadi teman saya sudah memiliki aplikasi Keynote di iPhone-nya. Keynote adalah aplikasi dari Apple untuk membuat presentasi, sama seperti Microsoft Power Point. Dari iTunes kita bisa memindahkan file presentasi langsung ke fitur file sharing yang disediakan oleh Keynote. Contohnya seperti gambar screenshot di bawah ini :

copyfileipad

  1. Setelah iPhone sudah terhubung dengan iTunes (baik lewat kabel atau wifi), klik iPhone
  2. Setelah muncul menu iPhone, lalu klik tab Apps.
  3. Di bagian bawah ada menu File Sharing, pilih aplikasi Keynote
  4. Di kolom sebelah kanan ada tombol Add. Tombol ini bisa dipakai untuk menambahkan file presentasi yang ingin dikirim ke iPhone.
  5. Setelah selesai menambahkan file, tinggal klik tombol Sync.

Langkah-langkah di atas hanya bisa dilakukan untuk mengirimkan file presentasi (*.ppt, *key, *pptx) ke iPhone. Tidak bisa dipakai untuk mengirimkan file jenis lain karena Keynote hanya bisa membaca file presentasi. Aplikasi yang bisa dipakai untuk mengakses & mengirimkan berbagai jenis file salah satunya adalah FileBrowser. Sayangnya aplikasi FileBrowser tidak gratis, di Apple Store harganya Rp49.000,-. Langkah-langkah untuk menambahkan file-file lain dengan bantuan FileBrowser serupa dengan langkah-langkah di atas. Bedanya di langkah ketiga saja, di langkah ketiga cukup klik aplikasi FileBrowser. Semua cara tadi bisa dipakai juga untuk memindahkan file dari komputer ke iPad.

Saya sendiri lebih senang untuk menggunakan aplikasi seperti Dropbox atau Google Drive untuk berbagi file antara komputer dengan gadget. Cukup masukkan file yang ingin di-share ke dalam folder Dropbox/Google Drive dan tunggu sampai semuanya tersinkron dengan servernya. Di iPhone saya tinggal ambil file-nya melalui aplikasi Dropbox/Google Drive. Tapi keterbatasannya adalah perlu akses internet yang cukup kencang supaya bisa cepat proses sinkronisasinya.

Set IP Statik Raspberry Pi

20130215-232649.jpg

Karena Raspberry Pi ini menggunakan OS Raspbian yang notabene adalah Debian Wheezy, cara set IP statiknya pun sama persis seperti Debian (sama juga seperti Ubuntu). Tinggal daftarkan IP statiknya di file /etc/network/interface lalu restart Raspberry-nya.

ttirtawi@raspberrypi:~$ cat /etc/network/interfaces
auto lo

iface lo inet loopback

allow-hotplug wlan0
iface wlan0 inet manual
wpa-roam /etc/wpa_supplicant/wpa_supplicant.conf

iface eth0 inet static
address 192.168.1.101
netmask 255.255.255.0
network 192.168.1.0
broadcast 192.168.1.255
gateway 192.168.1.1
dns-nameservers 192.168.1.1

ttirtawi@raspberrypi:~$

Setelah direstart Raspberry ini akan langsung menggunakan IP statik tersebut :

ttirtawi@raspberrypi:~$ ifconfig eth0
eth0      Link encap:Ethernet  HWaddr b8:27:eb:45:7b:e2  
          inet addr:192.168.1.101  Bcast:192.168.1.255  Mask:255.255.255.0
          UP BROADCAST RUNNING MULTICAST  MTU:1500  Metric:1
          RX packets:610 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
          TX packets:303 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
          collisions:0 txqueuelen:1000 
          RX bytes:70466 (68.8 KiB)  TX bytes:39427 (38.5 KiB)

ttirtawi@raspberrypi:~$ 

Cara Praktis Scanning IP

Setelah main-main dengan RaspberryPi beberapa hari lalu, saya matikan komputer kecil itu sementara waktu. Sampai malam ini saya coba hidupkan kembali tanpa menggunakan monitor, keyboard, dan mouse. Hanya kabel LAN yang tersambung. Terakhir saya hidupkan RaspberryPi ini saya belum sempat memberinya IP statis. Sedikit agak konyol memang. Raspberry masih menggunakan DHCP; tanpa mouse/keyboard, monitor bagaimana saya bisa tahu alamat IP yang sekarang digunakan oleh si Raspberry?

raspberry headless

Karena malas menyambungkannya ke monitor, saya pilih cara gampang dengan lakukan scanning IP di LAN. Cara sederhana dengan bantuan program nmap.

ttirtawi@macbook-air:~$ sudo nmap -sP 192.168.1.0/24
Password:

Starting Nmap 6.01 ( http://nmap.org ) at 2013-02-15 22:33 WIT
...
...
Nmap scan report for raspberrypi (192.168.1.131)
Host is up (0.0065s latency).
MAC Address: B8:27:EB:45:7B:E2 (Raspberry Pi Foundation)
...
...
Nmap done: 256 IP addresses (9 hosts up) scanned in 2.65 seconds
ttirtawi@macbook-air:~$

nmap (dengan opsi -sP) akan memeriksa semua host yang aktif di jaringan 192.168.1.0/24. Penggunaan sederhana dari perintah nmap bisa membantu saya menemukan IP yang dipakai oleh Raspberry saat ini, ternyata dia menggunakan IP 192.168.1.131. Saatnya memberi IP statis untuk Raspberry Pi ini supaya tidak “hilang” lagi.

UPDATE:

nmap di MacOSX tersedia di MacPorts :

ttirtawi@macbook-air:~$ port search nmap | head
Warning: port definitions are more than two weeks old, consider using selfupdate
nmap @6.01 (net)
Port scanning utility for large networks

p5-nmap-scanner @1.0.0 (perl)
Perform and manipulate nmap scans using perl

p5.8-nmap-scanner @1.0.0 (perl)
Perform and manipulate nmap scans using perl

p5.10-nmap-scanner @1.0.0 (perl)
ttirtawi@macbook-air:~$

Sementara di Ubuntu/Debian, nmap tersedia di main repository :

ttirtawi@x220:~$ apt-cache search nmap | grep ^nmap
nmap - The Network Mapper
nmapsi4 - graphical interface to nmap, the network scanner
ttirtawi@x220:~$ 

Lensa Fish Eye Untuk iPhone

Hari ini saya baru dapat lensa Olloclip 3-in-1 untuk iPhone 4s. Lensa ini unik, terdiri dari 3 lensa yaitu lensa wide, lensa macro, dan lensa fish eye. Cara pakainya tinggal disisipkan pada ujung kanan atas iPhone (bagian yang memiliki kameranya). Lensa wide & lensa fish eye ada pada kedua sisinya, tinggal dibolak-balik tergantung mana yang mau digunakan. Sementara lensa macro-nya ada pada sisi yang sama dengan lensa fish eye. Bagian depan lensa fish eye bisa dicopot (diputar sampai lepas) bila saya ingin menggunakan lensa macro-nya. Tampilannya seperti ini :

20130214-232514.jpg

Ciri khas lensa fish eye, membuat foto terlihat melengkung di semua sisinya. Lensa fish eye sendiri ada yang jenisnya circular fish eye. Circular fish eye menghasilkan foto yang berbentuk lingkaran, karenanya lensa ini memiliki cakupan area 180 derajat. Cocok untuk memotret di ruangan dengan space terbatas. Belum ada foto bagus dari lensa ini. Hanya test foto keyboard di bawah ini hasil foto menggunakan lensa fish eye.

20130214-232505.jpg

Lensa 3-in-1 ini saya beli di Kaskus seharga Rp245.000,-. Saya pilih jenis ini karena tidak merusak iPhone. Lensa tambahan untuk iPhone yang lainya di pasaran memerlukan adapter logam yang perlu ditempel ke body iPhone. Lensanya dilengkapi magnet agar bisa menempel pada adapter tersebut. Olloclip ini tidak menggunakan magnet, hanya perlu diselipkan pada ujung kanan atas iPhone.

olloclip-iphone

Mudahnya Membuat Website Dengan WordPress

Menyambung tulisan kemarin tentang membuat website sederhana, sekarang saya ingin menunjukkan bagaimana mudahnya membuat website dengan WordPress sebagai engine-nya. WordPress tidak lagi hanya bisa dipakai sebagai media blogging, tapi bisa juga dipakai untuk keperluan publikasi lainnya (seperti misalnya sebagai website resmi perusahaan).

Asumsi Anda sudah berlangganan hosting, tentu Anda akan diberi halaman administrator untuk mengurus hosting & domain Anda. Ada beberapa tipe halaman administrator. Salah satu contoh yang sering disediakan oleh penyedia hosting adalah halaman Cpanel. Tampilannya kira-kira seperti gambar di bawah ini. Di halaman ini ada menu Softaculous untuk membantu Anda menginstal template website & berbagai platform web. Klik saja tombol Softaculous yang ada di bagian bawah.

wp1

Di menu Softacolous Anda akan disuguhi berbagai macam pilihan platform web yang bisa diinstal. Karena tulisan ini tentang WordPress silakan klik logo WordPress yang ada. Karena WordPress cukup terkenal maka begitu Anda buka Softaculous Anda akan langsung melihat logo WordPress seperti di bawah ini.

wp2

Jika Anda tidak melihat tampilan seperti di atas, Anda bisa mencarinya di menu Blogs di sebelah kiri. Begitu Anda mendekatkan kursor ke logo WordPress, akan muncul menu Install & Demo. Klik Install untuk memulai proses instalasi WordPress.

wp3

Sebelum memulai proses instalasi, Anda akan diminta memasukkan beberapa detail informasi seperti gambar di bawah ini.

wp4

  1. Yang pertama harus Anda tentukan adalah di alamat apa Anda ingin WordPress diinstal. Default-nya adalah alamat domain utama Anda. Karena contoh ini saya ingin menempatkan contoh web ini di test.tedytirta.com maka saya harus menggantinya dari nilai default tedytirta.com.
  2. Kemudian pilihan direktori tempat WordPress akan diinstal. Misalnya Anda ingin WordPress berada domain utama anda, kosongkan saja pilihan “In Directory” tersebut. Misalnya domain Anda “dodol.com” dan anda mengisi “In Directory” dengan “blog“, maka nanti website WordPress Anda akan berada pada halaman : http://dodol.com/blog.
  3. Ketiga Anda diminta menentukan nama website Anda & deskripsinya. Pilihan ini bisa diatur ulang kemudian saat WordPress sudah bisa diakses.
  4. Keempat Anda diminta menentukan username & password untuk bisa mengatur website Anda. Anda juga diminta memasukkan alamat email user utama website WordPress Anda.
  5. Selanjutnya silakan klik tombol Install untuk memulai proses instalasi WordPress.

Proses instalasi ini cepat sekali, tidak sampai 1 menit WordPress sudah selesai diinstal. Anda akan mendapati halaman seperti ini.

wp5

Mari kita cek contoh instalasi saya tadi. Instalasi WordPress baru saya langsung bisa diakses di http://test.tedytirta.com/

wp6

Sementara itu untuk bisa login ke halaman Administrator WordPress, saya perlu mengarahkan browser saya ke alamat : http://test.tedytirta.com/wp-admin. Silakan sesuaikan dengan nama domain Anda & cukup akhiri nama domain dengan /wp-admin. Anda akan diminta login dengan username & password yang tadi diminta saat proses persiapan instalasi.

wp7

Ini adalah contoh halaman administrasi untuk mengelola website berbasis WordPress. WordPress menyebut halaman ini sebagai Dashboard.

wp8

Di tulisan berikutnya mungkin saya akan membahas apa saja hal-hal dasar yang perlu diketahui untuk mengelola WordPress melalui halaman Dashboard ini.