Mug Lensa

20130608-193921.jpg

Beberapa waktu lalu saya dapat oleh-oleh dari teman saya yang baru pulang dari Filipina. Sebuah mug yang berbentuk lensa kamera. Karena tiruan lensa Nikon, namanya pun mirip “Nican” 🙂 Sepintas bentuknya mirip dengan lensa Nikon 24-70mm. Tapi si pembuatnya lebih memilih mencantumkan kode 70-200mm. Bagian dalam mug ini terbuat dari stainless steel.

20130608-194428.jpg

Bagian dalam ini bisa dilepas dengan cara membuka baut yang ada di bagian bawah mug. Bautnya tidak terlihat karena sengaja ditutup dengan sesuatu yang meniru penutup belakang lensa.

Hanya Di Jakarta

20130517-170221.jpg

Putar balik di atas pembatas jalan rasanya baru saya temui di Jakarta. Mulai dari motor sampai Kopaja bisa putar balik dengan santainya di tengah-tengah kemacetan jalan raya. Foto ini diambil di daerah Tanah Abang kemarin siang saat macetnya luar biasa. Sepanjang jalan KH Mas Mansyur (nama jalan raya Tanah Abang) ini dari pagi sampai sore gampang sekali ditemui pengendara motor yang nekat putar balik dengan melompati pembatas jalan.

Twitter Itu Untuk Apa

Satu hal yang masih tidak saya mengerti tentang social media khususnya Twitter, yaitu soal privasi. Saya bingung melihat tren kebanyakan orang Indonesia senang sekali percakapannya dengan koleganya di-publish di Twitter. Hmm mungkin sedikit terbalik; mereka bercakap-cakap di Twitter, otomatis “ter-publish” bukan?

Saya selalu heran melihat orang saling sapa, bercengkerama alias ngobrol di Twitter. Ada lagi yang lebih membuat saya heran, membaca twit orang yang janjian pergi bersama temannya via Twitter. Saya jadi bertanya-tanya sebenarnya bagaimana warga dunia lain menggunakan Twitter. Sebab konsep yang saya tahu Twitter awalnya sebagai media microblogging (blog dengan posting pendek, kurang dari 140 huruf); dipakai untuk berbagai informasi, berbagi ide, intinya sharing.

Tapi ngobrol di media Twitter itu saya masih belum bisa mengerti. Ngobrol di sini bukan diskusi ya, karena sangat mungkin twit ide/informasi menjadi bahan diskusi. Yang ada di benak saya ngobrol sifatnya yang lebih personal, person-to-person. Apakah itu yang namanya mobile lifestyle ? Apakah saya memang sudah ketinggalan jaman?

Dendeng Ayam

20130422-194022.jpg

Dulu saya pikir Bee Cheng Hiang itu hanya menjual dendeng babi. Awal bulan April saya dapat kiriman oleh-oleh ini, saya baru tahu kalau ada juga produknya berupa dendeng ayam. Kemasan untuk oleh-oleh ini seperti bungkus permen. Menurut petunjuknya disarankan untuk merendam kemasannya dalam air mendidih selama beberapa menit. Dan ternyata dendeng ini rasanya memang enak 🙂

Bel Memanggil Pelayan

20130422-192159.jpg

Minggu lalu saya coba makan di restoran Radja Ketjil di Mal Kota Kasablanka. Ada yang unik di mejanya, ada bel untuk memanggil pelayan atau untuk meminta bon makan. Tapi uniknya begitu pelayan datang membawakan menu, alat ini diambil oleh pelayannya. Karena menuh-menuhin meja? Lah kok? Ya sudah jadi balik lagi angkat tangan untuk memanggil pelayannya.